Setiap organisasi, baik organisasi manufaktur, dagang, maupun jasa didirikan untuk mencapai suatu tujuan dan sasaran tertentu yang telah ditetapkan. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dibutuhkan adanya pengendalian manajemen.
Pengendalian ini dapat dilaksanakan jika terdapat interaksi antara para manajer dengan para bawahannya, manajer dituntut mampu memotivasi para bawahan dalam melaksanakan strategi dan kebijakan organisasi yang telah ditetapkan dan melakukan evaluasi agar tindakan yang diambil sesuai dengan kebijakan organisasi.
Terdapat beberapa teori sebagai landasan untuk berfikir dalam hubungannya dengan permasalahan yang ada.
